Sumber: Michael Page

Agar sebuah tim menjadi efektif, para anggotanya harus bersatu di belakang visi lembaga dan termotivasi untuk mewujudkan visi tersebut. Mereka harus berbagi tujuan yang jelas dan terukur, serta berkomitmen untuk memainkan peran untuk keberhasilan kelompok. Berikut adalah beberapa langkah kunci untuk membangun tim yang kuat, kohesif, dan efektif:
  1. Kumpulkan Tim
    Tim yang saling bekerja keras terdiri dari individu yang penuh semangat mewujudkan visi Lembaga, saling memainkan perannya masing-masing dan berkontribusi dengan baik, juga termotivasi untuk melakukan segala upayanya dengan baik. Saling percaya satu sama lain, saling menghormati dan mendukung satu sama lain, saling memberikan sudut pandang dan ide yang beragam. Berusaha menjadi pribadi yang baik juga menyenangkan, sehingga tim bisa bekerjasama secara harmonis dan nyaman satu sama lain.

  2. Tentukan Tujuannya
    Membuat visi yang jelas, menentukan dengan jelas apa tujuan tim dan apa yang ingin tim capai selama waktu yang ditentukan. Apa yang ingin tim buat, ubah, ataupun ditingkatkan. Mengetahui fungsi peran individu dan kontribusi terhadap keberhasilan tim.

  3. Tentukan Sasarannya
    Setelah sebuah tim bersatu di belakang suatu visi lembaga, langkah selanjutnya membuat langkah-langkah yang lebih sederhana untuk mewujudkan visi tersebut (misi). Sasaran yang besar terlihat bagus, tapi tanpa tujuan yang jelas dan dapat dicapai dengan tim, akan membuat tim merasa kewalahan dan pesimis. Untuk memudahkan, buat tugas yang diperlukan dalam satu jadwal dengan waktu yang jelas juga PIC yang disepakati, dan juga sumberdaya yang diperlukan dalam hal waktu, bahan, ataupun anggaran.

  4. Tetapkan Harapan
    Untuk memastikan bahwa setiap anggota tim sesuai harapan, tetapkan standar perilaku untuk semua anggota tim. Apakah komunikasi terbuka dan transparan, kontribusi setiap tim apakah dihargai dan diakui, bagaimana tim menangani sebuah konflik, apakah keputusan dan umpan balik setiap individu didengarkan dan dihormati. Menetapkan standar yang jelas di awal supaya dapat menjadi rujukan bila terjadi konflik dalam suatu tim.

  5. Monitor dan Tinjau
    Secara teratur meninjau kinerja kelompok dengan adanya rapat permingguan, juga pertemuan satu lawan satu perindividu untuk memastikan apa yang telah tim capai dan apa yang perlu di evaluasi. Jika terjadi gesekan atau konflik yang terjadi dalam tim, sebaiknya segera dibenahi dan jangan biarkan berlarut-larut terjadi supaya tidak terjadi konflik yang besar nantinya. Jangan remehkan pertanyaan seperti: bagaimana kabar kita, apa saja yang telah tim capai sejauh ini, apa saja yang sudah tim pelajari, sistem apa yang tidak berfungsi dengan baik dan perlu dibenahi, bagaimana tim bisa berkembang satu sama lain, dan selalu memnatau kemajuan tim.

  6. Berikan Penghargaan
    Jangan lupa meluangkan waktu untuk menghargai atas kinerja dan pencapain tim walau hanya sedikit, ini akan sangat memotivasi tim untuk selalu bersemangat dan terus bekerja keras. Jangan lupakan kata remeh tapi sangat berefek yaitu “terimakasih” atas apa yang tim kerjakan. Pastikan pengakuan seperti itu terus konsisten agar tim semakin kuat dan tetap berkontribusi positif untuk kemajuan tim.

  7. Komunikasi Terbuka
    Tak kalah penting adalah komunikasi yang terbuka. Anggota tim akan merasa penting dan dipercaya apabila satu sama lain saling terbuka. Komunikasi adalah elemen penting untuk tim yang efektif. Pastikan seluruh anggota tahu akan pentingnya ini, dengan memberi contoh memberikan akses mudah dan terbuka komunikasi dengan anda. Dorong tim anda untuk saling berkomunikasi satu sama lain tentang semua proyek yang tim kerjakan, sehingga semua tim tau apa yang dikerjakan satu sama lain dan merasa suaranya di dengar. Hindari hal-hal yang berisiko dapat menghilangkan ide-ide cemerlang dalam tim dengan memfasilitasi cara-cara yang mudah dan konsisten, seperti percakapan email, percakapan di grup kantor, online-shared document, atau dengan tatap muka seperti biasa.

Kamu punya tips lain? komen ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *