Sumber: Coaching Sekolah Amil Indonesia “Strategi Tingkatkan Fundraising dengan Copywriting”

Jika orang menolak penawaranmu, bukan berarti karena orang itu tidak mau. Tapi bisa jadi karena copywritingmu kurang menarik.
Nah sebenarnya apa sih copywriting itu? “copywriting adalah sebuah tindakan menulis tulisan dengan tujuan untuk mengiklankan atau memasarkan sebuah produk, bisnis, seseorang, opini atau ide. Sang pembaca tulisan tersebut diharapkan akan terbujuk untuk membeli produk yang diiklankan, atau menyetujui sudut pandang dari isi tulisan yang telah dibagikan.” -Wikipedia.
Sedangkan menurut Tirta Haegar, pembicara kelas online Sekolah Amil Indonesia beberapa hari lalu, copywriting adalah suatu teknik menulis yang tujuannya untuk mempengaruhi seseorang agar segera bertindak setelah membaca penawaran kita”. Sedangkan tujuan copywriting yaitu membentuk perilaku seseorang, dan terpenuhinya pesan yang ingin disampaikan. Tugas copywriter yaitu menyentuh emosi dengan tulisannya.

Nah, untuk tahapan copywriting itu ada empat, yaitu:

  1. Tahu Product Knowledge
    Riset dan cari tau semua product knowledgenya. Product knowledge adalah pengetahuan tentang produk yang dipergunakan untuk berbagai keperluan dan kepentingan, sehingga untuk keperluan yang berbeda, maka detail pengetahuan dari produk bisa berbeda-beda, meski untuk produk yang sama.
  2. Tahu Siapa Target Marketnya
    Market temperature:
    • Cold market: market yang belum tau apalagi tertarik dengan produk/program kita (belum tertarik untuk donasi)
    • Warm market: market yang sudah tau produk/program kita tapi belum mau donasi
    • Hot market: market yang sudah tau produk/program kita, sudah teredukasi dan siap membeli (berdonasi)

    Berikut istilah market yang sering kita dengar:
    • Market (orang yang masuk ke dalam prospek)
    Mereka adalah target market anda. Tentukan dan anallisa bagaimana demografi, dan kebiasaan dari taget market yang akan anda bidik. Perhatikan ini: “have market, have data, have money.”
    • Prospek
    Prospek ini adalah kumpulan orang –orang yang sudah memiliki minat untuk membeli produk anda, walaupun memang pada kenyataanya belum pernah membeli produk anda sama sekali dan salah satu cirinya adalah mereka selalu kepo terhadap produk anda.
    • Buyer
    Mereka adalah sekumpulan orang yang pernah membeli produk anda, meskipun hanya satu kali.
    • Customer
    Mereka adalah sekumpulan orang yang sudah pernah membeli produk anda (berdonasi) dan pernah melakukan recurring (repeat donasi).

  3. List Semua Pesaing
    Mendata semua pesaing. Untuk OPZ, pesaing memang tidak relevan, tapi di sini untuk menjadi acuan agar lembaga terus bisa berkembang seperti lembaga lainnya agar tingkat kebermanfaatannya semakin melebar dan meluas.

  4. Tahu Media Promosi
    Media yang digunakan:
    • Radio
    • Tv
    • Brosur
    • Banner atau spanduk
    • Sosial media (whatsapp, line, telegram, facebook, instagram, website)
    • Email
    • Market place

    Berikut Value Proposition Canvas untuk mempermudah copywriting

    Contoh:
    Company : mari donasi
    Product : donasi

    Customer
    • Need: beramal, tabungan akhirat
    • Wants: sedekah, membantu orang lain
    • Fears: dana tidak sampai

    Product
    • Features: via online bisa milih siapa yang mau kita bantu, nomor rekening, transparan
    • Benefits: mendapat pahala, menambahkan rasa bahagia
    • Experience: kepuasan diri bisa membantu sesama.

Nah kira-kira ini tahapan copywriting, kalo kamu punya tahapan lainnya, silakan komentar di sini ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *